Skip to content
You are here: home The News Artikel Ninja Siap Mencakar di 2010

Popular Lately

Newsflash

EVORRACING  MODIFICATION CENTER
JL KH ABDULLAH BIN NUH NO 2B (DEPAN MALL HIPERMART ) CIANJUR JABAR

Ninja Siap Mencakar di 2010

-09-08 00:42:19 Memasuki pertarungan garuk tanah di 2010, Mico Alexandro kembali bikin sensasi. Meski Kawasaki Ninja 150 yang dipakai sekarang masih sangat kompetitif buat turun di kelas campuran alias FFA, bukan berarti doi tidak siap dengan pacuan baru tuh! Buktinya, kini hadir Ninja 150 ala special engine (SE) yang siap ditunggangi Cep Sena sebagai trackernya.



“Tujuan kami, hanya ingin selalu membuat grasstrack lebih berwarna. Harapannya Ninja baru ini juga bisa lebih kompetitif di arena grasstrack 2010. Target, tentu juara nasional,” ujar pemilik tim Alexandro Racing Team (ART) itu.

Enggak tanggung, spek mesin dan sasis juga dibuat lebih ketimbang Ninja yang selama ini dipacu tracker bernomor 87 itu. Biar enggak penasaran, coba tengok seting engine yang dilakukan tim yang bermarkas di Jl. Raya Cinere, No. 67E, Jakarta Selatan ini.

Korekan mesin 2-tak alias two stroke, lubang exhaust jadi kuncian korek. Tinggi lubang buang itu, dibuat jadi 28 mm. “Dengan tinggi 28 mm, lebar dibuat jadi 41 mm. Kalau Ninja yang hijau, bermain di 27,5 mm dan 40 mm,” timpal Mico yang tau-nya gatal meracik sendiri porting di blok silinder itu.

Dengan kombinasi lebar dan tinggi porting itu, power yang tercipta jadi lebih teriak. Maklum aja, buat naikkan gigi, kan jarang turun gas. Jadi, power dibuat ogah drop. “Power bawah jadi lebih galak, putaran atas juga lebih jalan,” aku Sena.

Komposisi porting exhaust, ditemani porting transfer port 42 mm. Cukup besar memang, itu karena Ninja kelir biru dengan desain galak ini mengaplikasi karbu gambot. Yup! Pakai Keihin PWM 38 mm.

Gitu juga dengan katup buluh alias membran. Pengabut bahan bakar dari karbu itu, mengandalkan V-Force 2. Lho kok, kenapa enggak V-Force 3 yang lebih baru? “Kelenturan V-Force 2 sedikit lebih keras. Untuk karakter grasstrack yang sering buka-tutup gas, lebih mengena. Power lebih spontan tersalur,” buka Mico.

Agar pembakaran lebih sempurna, magnet mengandalkan milik Yamaha YZ125. So, letikan api yang besar mampu membakar habis campuran udara dan bensol yang masuk ruang bakar. Okelah kalau begitu, tinggal tunggu perjuangannya saja ya. Berm, gas pol!

SASIS DIBUAT LEBIH TINGGI

Skill Cep Sena yang berkembang pesat, berimbas ke pacuan. “Motor sekarang, dibuat lebih tinggi dan panjang. Mungkin karena sering berlatih pakai SE 250 cc. Jadi, gaya balap juga menyesuaikan,” kata Mico yang diiyakan Sena.

Makanya, sasis Ninja kelir biru ini dibuat beda. Misalnya, sumbu roda. “Sekarang lebih panjang 3,5 mm. Panjang wheel base jadi 135 cm. Selain tubuh Cep Sena yang tinggi, karakter sirkuit sekarang lebar dan banyak handicap,” aku Wahyu Harindra dari Serba Mulya di Wonogiri, Jawa Tengah yang dipercaya untuk menggarap rangka.

Selain itu, rangka dibuat lebih ramping dan tinggi. Ketika terbang melewati handicap, paha sempurna menjepit tangki. Tinggi footstep ke jok, dibuat 55 mm. Dan, tinggi jok ke tanah 92 cm dari yang sebelumnya 85 cm. “Menikung, sekarang kaki dibuat gantung. Jarang jejak tanah,” timpal tracker asal Sukabumi itu.

DATA MODIFIKASI

Ban depan  : Swallow 70/100-19
Ban belakang : Swallow 90/100-16
Setang  : Protector
Sok depan : Yamaha YZ85
Lengan ayun : Kawasaki KX85
Cover tangki  : Yamaha YZ250
Sok belakang : Yamaha YZ85
Jok : Yamaha YZ85

 

 
Custom Search

Contac EvoR

Quick Contact EvO